Kamis, 02 Mei 2013

Perbedaan Shift, Unshift, Push dan Pop


  1. Unshift
    Menambahkan 1 item diawal array. Statement ini berbentuk void/prosedur.

    array ar1 = [ 'keyboard', 'mouse', 'scanner' ];
    unshift('printer', ar1);


    maka ar1 : [ 'printer', 'keyboard', 'mouse', 'scanner' ]
  2. Shift
    Melepaskan 1 item diawal array. Statement ini merupakan fungsi yang mengembalikan objek awal array dan menghapus satu item array terakhir.

    array ar1 = [ 'keyboard', 'mouse', 'scanner' ];
    itemArray = shift(ar1);


    hasilnya : itemArray = 'keyboard', dan ar1 berisi [ 'mouse', 'scanner' ]
  3. Push
    Menambahkan 1 item diakhir array. Statement ini berbentuk void/prosedur.

    array ar1 = [ 'keyboard', 'mouse', 'scanner' ];
    push(ar1, 'monitor');


    hasil dari perintah ini, ar1 memiliki item [ 'keyboard', 'mouse', 'scanner', 'monitor' ]
  4. Pop
    Melepaskan 1 item diakhir array, Statement ini merupakan fungsi yang mengembalikan objek akhir array dan menghapus satu item array terakhir.

    array ar1 = [ 'keyboard', 'mouse', 'scanner' ];
    itemArray = unshift(ar1);


    hasilnya : itemArray = 'scanner' dan ar1 memiliki 2 item array terawal ['keyboard', 'mouse']